Transmigran di Dharmasraya kian Maju dan Berkembang

Rabu, 31 Januari 2018

Jakarta - Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (Ditjen PKP2Trans), mempunyai program transmigrasi  di Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat. Sejarah transmigrasi di Kabupaten Dharmasraya telah dimulai pada tahun 1965.

Peringatan Hari Jadi Transmigrasi Nagari Koto Tinggi ke-38, yang diperingati dengan upacara di Halaman Kantor Wali Nagari Koto Tinggi. Dilansir dari dari laman PILARBANGSANEWS.COM, pada kesempatan itu hadir Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerjaan. Beliau juga bertindak sebagai Pembina dalam upacara yang diikuti oleh pelajar dan seluruh elemen masyarakat setempat.

Pada sambutannya Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada Wali Nagari Koto Tinggi bersama Bamus Nagari Koto Tinggi beserta seluruh perangkat Nagari dan masyarakat yang telah menyiapkan acara  dalam rangka memperingati Hari Jadi Transmigrasi Nagari Koto Tinggi ke-38 yang sekaligus memperingati HUT Kabupaten Dharmasraya ke-14.

“Penyelenggaraan transmigrasi secara nasional untuk penyebaran penduduk dari tempat yang padat ke tempat yang masih sedikit jumlah penduduknya. Tapi bagi Kabupaten Dharmasraya, penyelenggaraan transmigrasi lebih ditekankan sebagai upaya untuk pengembangan dan membuka daerah-daerah baru sehingga dapat memacu pertumbuhan dan ekonomi masyarakat sekitar, maka dari itu, bersama ini saya mengucapkan selamat Hari Jadi Transmigrasi Nagari Koto Tinggi ke 38. Semoga Nagari Koto Tinggi makin maju dan mandiri, serta masyarakatnya makin sejahtera,” pungkas bupati.

 

Tidak hanya itu, sebut Bupati, kegiatan ini juga telah menceminkan suatu kehidupan yang rukun dan tentram di tengah masyarakat.

 

Berdasarkan data yang ada, lanjut Bupati lagi, Kabupaten Dharmasraya sampai saat ini telah menerima penempatan transmigrasi sebanyak 12.714 KK, dengan jumlah jiwa sebanyak 55.847 jiwa, yang telah ditempatkan pada 23 Unit Pelaksana Transmigrasi. Pada kondisi saat ini sebagai besar dari eks UPT tersebut sudah berdiri menjadi nagari-nagari yang telah berkembang dan maju, yang salah satunya adalah Nagari Koto Tinggi.

BERITA TERBARU

Friday, 06 April 2018
Sebanyak 10 provinsi dan 23 kabupaten sepakat berkomitmen dalam perencanaan kawasan transmigrasi. Dukungan ini dinyatakan dalam Berita Acara Temu Teknis Advokasi Kawasan Transmigrasi
Friday, 16 March 2018
Jakarta – Menurut laman sintangpos.com, Pemkab Sintang pada tahun 2018 di Nagan Baya akan membangun 50 unit rumah transmigrasi setempat dan semua
Wednesday, 14 March 2018
Jakarta - Tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Kantor Pertanahan Katingan, memberikan sebanyak 850 sertifikat hak milik tanah gratis, kepada warga