SIPUKAT Semakin Lengkap

Senin, 10 Februari 2020

Jakarta - Aplikasi SIPUKAT (Sistem Informasi Peta Terpadu Kawasan Transmigrasi) yang diluncurkan tanggal 11 Oktober 2019 lalu secara resmi telah tercatat Hak Ciptanya di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 17 Desember 2019 dengan nomor 0001718155. Pencatatan Hak Cipta ini kemudian dialihkan dari pemegang Hak Cipta atas nama Direktur Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi kepada Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi, dengan nomor HKI.2-KI.01.01-19 pada tanggal 17 Januari 2020.

Aplikasi SIPUKAT yang dapat diakses melalui alamat https://sipukat.kemendesa.go.id/ dilengkapi dengan data yang semakin lengkap dan terbarukan Pada aplikasi SIPUKAT masyarakat dapat mengakses data dan informasi baru tentang kawasan transmigrasi, antara lain peta sebaran 152 kawasan transmigrasi yang telah ditetapkan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, data Pengembangan Usaha Transmigrasi (PUT) di 63 kawasan transmigrasi, data Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), data Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (PRUKADES), data Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah transmigran, Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Bina, SHP Izin Pelaksanaan Transmigrasi (IPT), dan Hak Pengelolaan Lahan (HPL). Begitu juga dengan data lokasi wisata, aksesibilitas, atraksi, dan amenitas di kawasan transmigrasi sudah diupdate.

Aplikasi SIPUKAT juga telah diberitakan dalam Portal Informasi Indonesia yaitu INDONESIA.GO.ID pada tanggal 31 Desember 2019, pukul 11.03 Wib.