Rakornas Transmigrasi " Revitalisasi Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi 4.0"

Senin, 05 Agustus 2019

Jakarta - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan program transmigrasi bukan hanya untuk memberikan kesejahteraan kepada transmigran, namun juga untuk meningkatkan kesejahteraan bagi penduduk lokal. Menurutnya, keseimbangan kesejahteraan antara transmigran dan penduduk lokal adalah kunci keberhasilan program transmigrasi.

“Sekarang program transmigrasi ialah untuk memberikan kesejahteraan kepada yang datang (transmigran) dan menambah kesejahteraan kepada yang didatangi (penduduk lokal), baru terjadi keseimbangan. Jika tidak, maka transmigrasi menjadi tidak maksimal,” ujarnya saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Transmigrasi yang digelar di The Sultan Hotel and Residence, Jakarta Pusat, Kamis, (1/8). Rakornas Transmigrasi yang dihadiri para menteri, gubernur, bupati, kepala dinas, rektor, serta mitra kerja ini mengusung tema "Revitalisasi Pembangunan Ekonomi Kawasan Transmigrasi 4.0". Menciptakan kawasan transmigrasi yang mumpuni merupakan salah satu fokus pemerintah untuk mensejahterakan rakyat.


Sementara itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan, bahwa lokasi transmigrasi mencakup Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, NTT, NTB, Maluku hingga wilayah perbatasan seperti Papua. Tak hanya kementerian/lembaga, menurut Eko, kalangan swasta juga terlibat dalam pengembangan kawasan transmigrasi saat ini. Di Kawasan Transmigrasi Melolo, Sumba Timur, NTT misalnya, pihak swasta telah berkomitmen inestasi senilai Rp4,7 Triliun. “Sekarang sudah sudah terbangun perkebunan tebu dilengkapi embung senilai lebih dari Rp1,7 Triliun,” ungkapnya

Selain mengevaluasi hasil capaian terkait transmigrasi, rakornas tersebut juga dihelat untuk 'mendengarkan' paparan dari para kepala daerah terkait perencanaan transmigrasi kedepannya. Pembahasan mengenai fokus yang akan dibidik dalam membangun daerah transmirasi selama lima tahun mendatang. "Kemudian untuk mendengar kepala daerah lima tahun ke depan transmigrasi kita akan fokuskan ke mana," jelas Eko. Hal itu karena transmigrasi berkontribusi dalam memunculkan potensi ekonomi baru yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Karena transmigrasi ini telah banyak menciptakan kabupaten baru, kecamatan baru, kota baru," kata Eko. Acara Rakornas Transmigrasi itu sebelumnya dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dan dihadiri pula oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.