Peluncuran Aplikasi Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi yaitu, ‘Desa Kini’

Jumat, 25 Mei 2018

Jakarta - Zaman now teknologi berkembang dengan pesat seiring dengan berubahnya berbagai kebutuhan yang tidak ada habisnya, bertepatan dengan ulang tahun Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Bapak Eko Putro Sandjojo, Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi meluncurkan aplikasi multimedia dari bagian kesekjenan, maka Kementerian Desa, PDT, Transmigrasi membangun aplikasi ‘DESA KINI’. Dengan upaya untuk mendorong program-program di Kementerian.

Aplikasi ini dibangunan secara mandiri oleh tim kesekjenan Kemendes PDTT. Segala perencanaan, desain, fungsi, pembangunan dan peluncuran oleh pihak internal dari Kemendes PDTT. "Hal ini selaras dengan apa yang Bapak Menteri selalu sampaikan kepada kami semua bahwa maksimalkan apa yang kita miliki saat ini, bukan selalu mengeluhkan apa yang tidak kita miliki," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Anwar Sanusi.

Adapun fungsi lain yang ada didalam kanal adalah :

1.    Kanal berita ( www.beritandeso.com) disebut beritandeso. Berisi informasi seputar pembangunan desa, program desa serta artikel menarik yang dapat menjadi inspirasi pembangunan desa, kanal ini dimaksudkan sebagai perpanjangan tangan kanal utama untuk menjangkau khalayak melalui kanal media yang berafiliasi langsung dengan kanal utama pemberitaan kemendes.

2.    Kanal video ( www.ndeso.tv) disebut ndesotv. Seperti kita ketahui video memiliki engagement yang cukup bagus pada era social media , kanal ini terdiri dari 4 rubrik program utama yaitu :

a.  Berita seputar kementerian desa;

b.  Bincang desa kanal talk show membahas isu-isu seputar program kemendes yang sedang menjadi topik pembicaraan khalayak;

c.  Program unggulan yang dibagi menjadi kanal rubik prukades, bumdes, embung desa dan raga desa;

d.  Kata Menteri, kanal kata Menteri kami khususkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar kemendes yang diajukan melalui sosial media, harapannya kanal ini dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan melalui media sosial media baik akun Bapak Menteri maupun akun sosial media kemendes

3.    Kanal Radio disebut radiondeso
Kanal radio kami kami maksudkan untuk menyampaikan informasi melalui audio, saat ini ada 3 rubrik program yaitu :
a.  Program desa , berisi informasi seputar program program unggulan
b.  Hiburan, berisi lagu lagu, dan
c.  Bincang Menteri berisi program talkshow sama halnya dengan program bincang desa pada kanal tv. Kanal ini dapat didengarkan melalui handphone atau website www.desakini.com/radio dan ke depan akan dikembangkan  radio 
      siaran FM.

4.    Kanal jual beli (www.pasarndeso.com) disebut pasar ndeso
Meningkatnya pertumbuhan e commerce menjadi era baru dalam pemasaran produk produk unggulan kawasan pedesaan. Pasarndeso ini kami maksudkan adalah mempertemukan antara penjual dan pembeli melalui wadah digital di mana penjual memanage sendiri lapaknya di pasarndeso dan calon pembeli dapat menghubungi langsung penjual layaknya pasar tradisional. Saat ini sudah ada sekitar 32 produk dari 5 bumdes yang sudah mengiklankan produk mereka di pasarndeso.com ini.

Bagi masyarakat yang ingin lebih tau lebih dalam, aplikasi ‘DESA KINI’ sudah dapat di unduh di platform smartphone anda. "Kami akan terus mengembangkan platform komunikasi ini agar dapat menjangkau berbagai khalayak sehingga tercipta kesan positif dari masyarakat terhadap kementerian desa PDTT," lanjutnya.


BERITA TERBARU

Wednesday, 19 September 2018
                                                                                                             (tribunpontianak.co.id/m wawan gunawan) Jakarta  - Sebagai anak kandung dari program transmigrasi yang dicanangkan oleh pemerintah sejak lama, anak-anak transmigran yang berhimpun di Perhimpunan
Wednesday, 19 September 2018
Jakarta  – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong revitalisasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) Pawonsari di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, melalui
Wednesday, 19 September 2018
Jakarta- Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi mengatakan, penerapan program transmigrasi merupakan sebagai upaya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan