Gaet Data Kawasan Transmigrasi dengan SIPUKAT

Senin, 11 November 2019

Jakarta – Di era informasi digital ini diperlukan satu teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kelancaran pembangunan nasional. Begitu pula dengan pembangunan kawasan transmigrasi yang memiliki begitu banyak data kawasan transmigrasi. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan untuk mengelola data kawasan transmigrasi yaitu teknologi Web GIS (Geographic Information System). Untuk itulah Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (Ditjen PK2PTrans) melalui Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi meluncurkan aplikasi SIPUKAT (Sistem Informasi Peta Terpadu Kawasan Transmigrasi) pada tanggal 11 Oktober 2019 lalu.SIPUKAT merupakan sistem informasi yang memuat data kawasan transmigrasi dalam bentuk informasi spasial dan informasi atribut berbasis Web GIS (Geographic Information System) dan Mobile Application yang terintegrasi dengan database Peta Terpadu Kawasan Transmigrasi. SIPUKAT ini memuat data dari 140 kawasan yang telah ditetapkan oleh Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi. Adapun tujuan dari SIPUKAT adalah:

a.    Menciptakan informasi kawasan transmigrasi secara terintegrasi berbasis Web GIS.

b.    Membangun suatu basis data spasial bidang transmigrasi yang memuat data di dalam kawasan transmigrasi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Dengan adanya data spasial pada SIPUKAT ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi mengenai kawasan transmigrasi, antara lain tentang data potensi kawasan, SKP (Satuan Kawasan Pengembangan), penetapan kawasan, RSKP (Rencana Satuan Kawasan Pengembangan), RTSP (Rencana Teknis Satuan Permukiman), perwujudan ruang, penempatan transmigran, HPL (Hak Pengelolaan Lahan), UPT Bina (Unit Permukiman Transmigrasi) serta data penunjang lain seperti profil kawasan, komoditas unggulan, lokasi wisata dan video lokasi di kawasan transmigrasi.

Untuk saat ini aplikasi SIPUKAT masih dalam proses pengembangan dan penginputan data, namun sudah bisa diakses dengan cara masuk ke website sipukat.kemendes.go.id. Pengguna hanya tinggal memasukkan captcha lalu klik jenis informasi apa yang dibutuhkan, maka detail informasi sudah tersedia.  Ke depannya, aplikasi SIPUKAT dapat didownload di perangkat android melalui Play Store. Diharapkan dengan adanya aplikasi SIPUKAT ini dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses data seputar kawasan transmigrasi.

BERITA TERBARU

Tuesday, 04 August 2020
Kurangnya pelibatan masyarakat di wilayah perencanaan merupakan salah satu masalah yang dihadapi dalam suatu perencanaan Kawasan Transmigrasi. Sementara itu, kurang optimalnya peran jabatan
Sunday, 14 June 2020
Kementerian Desa PDTT melalui Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi (PKP2Trans), Khususnya Direktorat Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P3KT) menerbitkan
Monday, 10 February 2020
Jakarta - Aplikasi SIPUKAT (Sistem Informasi Peta Terpadu Kawasan Transmigrasi) yang diluncurkan tanggal 11 Oktober 2019 lalu secara resmi telah tercatat Hak Ciptanya